Tampilkan postingan dengan label Layar sentuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Layar sentuh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2011

HTC Rezound & HTC Vivid


Wajah pertama yang pantas dilirik adalah HTC rezound. datang dengan kemampuan mendukung layanan 4G, headset yang akan berjalan di jaringan CDMA ini di anugerahi prosesor inti berotak ganda Qualcomm Snapdragon 1,5 GHz.

Bersanding dengan Adreno 220 untuk dukungan grafis sehingga memperkaya sektor visual dan tampilan game.
dengan layar sentuh 4,3 inchi, HTC merancang Rezound menggunakan Layar Super Clear LCD dengan kerapatan resolusi 720 x 1280 piksel. Dilengkapi dengan sensor jarak dan sensor cahaya untuk penyesuaian tampilan secara otomatis. Android pengusung Gingerbread ini berbekal daya tampung memori yang cukup memadai. Internal 16GB dan 1GB Ram sudah disiapkan guna menyokong kebutuhan aplikasi game maupun file penting anda.

Tak lengkap Rezound tanpa kehadiran multimedia yang aduhai. Dual kamera telah disiagakan mengakomodasi kebutuhan pengguna mengeksekusi momen berharga. Kamera utama 8Mp menawarkan fitur dual Led dan autofokus sementara sektor depan disematkan kamera 2 MP sekaligus kapabel untuk penggilan video. Rekam video yang dihasilkan juga cukup menggiurkan. Bahkan resolusinya mencapai 1080p HD dengan frame rate sebesar 30 fps.

Berbeda dengan HTC Rezound yang bermain di ranah CDMA. Nama kedua yakni HTC Vivid akan berkiprah dijalur GSM yang juga membenamkan kecakapan layanan 4G dengan support LTE. Daya dukung jalur data dilengkapi dengan HSPA+ dan sokongan WIifi b/g/n maupun file sharing via DLNA.

Sama halnya dengan Rezound, Vivid berjalan di atas android Roti Jahe dengan dual core 1,2 Ghz. Vivid juga berbekal sistem antar muka HTC sense yang memungkinkan pengguna untuk mengkustom active lock pada layar. Dengan HTC sense, tampilan layar meliputi notifkasi foto, cuaca update pasar saham dan live feed dari konten.

Sony Ericsson Xperia Pro MK16i

Nyaman mengetik dengan keyboard slide






Embel - embel kata pro pada produk ini bukan tanpa makna, karena memang kata pro seringkali digunakan vendor untuk menandai sebuah produk smartphonenya ditujukan bagi pengguna dikalangan professional. Untuk mengakomodasi hal tersebut, produk dengan tambahan kata pro biasanya memiliki keyboard QWERTY fisik, seperti pada Samsung Galaxy Pro B7510, LG Optimus Pro C660, Motorola PRO dan Huawaei U8800 Pro.

Desain

Xperia Pro bukanlah produk pertama yang menggunakan kata pro dan membawa keyboard fisik full QWERTY dari Sony Ericsson. BGers tentu ingat produk seperti X10 mini pro dan Xperia mini pro yang beredar dipasar sebelumnya. Ketiganya memiliki kesamaan yakni tambahan keyboard fisiknya dapat diakses dengan mekanisme side slide.

Bedanya, Xperia pro memiliki dimensi bodi yang jelas lebih besar dibanding kedua pendahulunya tersebut. Hal ini memberi Xperia pro kelebihan tersendiri berkat layar serta area keyboard yang tentu saja juga lebih besar.

Meski dimensi panjang dan lebar Xperia pro lebih besar dibanding Xperia mini pro. HP ini memiliki ketebalan yang lebih tipis sehingga membuatnya tetap nyaman dikantong. Bahan plastik dengan finishing gloxxy memang tampak elegan namun membuat HP ini terasa licin dan mudah meninggalkan bekas jari pada bodi Xperia Pro.


Display

Sperti halnya Arc S, Xperia Ray dan beberapa HP pintar milik Sony Ericsson lainnya yang saat ini beredar, Xperia pro mengadopsi teknologi Mobile Bravia Engine yang mampu meningkatkan kontras, menampilkan gambar dengan ketajaman yang lebih baik, warna yang lebih natural serta mengurangi nise pada gambar yang ditampilkan

Tak hanya unggul pada kualitas tampilannya, layar milik Xperia pro juga memiliki reponsifitas yang baik terhadap setiap input sentuhan, belum lagi luas layar yang mencapai 3,7 inchi ini tetap nyaman digunakan mengetik saat BGers sedang tidak ingin menggunakan keyboard fisik.


Sistem operasi dan Interface

Selain bravia engine, Xperia pro juga membawa ciri khas smarphone Sony Ericsson lainnya pada setor user interface, Timescape UI. Secara default Xperia pro menampilkan 5 buah panel yang terisi penuh oleh beberapa widget shorcut.

Uniknya, saat pengguna melakukan pinch pada homescreen, layar tidak menampilkan mode pengaturan panel seperti biasa ditemukan pada perangkat android umumnya melainkan widget yang ada pada setiap panel tadi seolah berterbangan dilayar dan pengguna dapat menyentuh salah satunya untuk langsung menggunakan widget yang dimaksud.

Memasuki menu utama tampak setiap aplikasi yang dimiliki tersaji dengan tampilan multi panel menyamping. Dibagian bawah layar tampak 3 buah ikon yang terletak disebelah kiri dapat BGers gunakan untuk memilih metode penyusunan aplikasi pakah berdasarkan nama , tingkat seringnya aplikasi yang digunakan atau berdasarkan waktu penginstalan. Bgers juga dapat menyusun sendiri aplikasi dengan menekan ikon paling kanan dibawah layar, sementara ikon terletak ditengah berfungsi untuk kembali ke tampilan hoscreen.

Kamera
Tka hanya unggul dalam bidang kantoran, Xperia pro juga punya nilai tambah untuk urusan mengabadikan gambar berkat kamera 8 MP lengkap dengan sensor Exmor R yang meningkatkan kualitas tangkapan kamera Xperia pro dalam kondisi minim pencahayaan.

Xperia pro memberikan 5 pilihan capturing mode yang dapat diakses dengan menekan ikon paling atas disebelah kiri layar saat berapa dalam orientasi landscape. Salah satu pilihannya adalah 3D sweep panorama dimana pengguna dapat mengabadikan foto dalam bentuk panorama berformat 3D, sayangnya dimensi dedalamn baru terasa saat HP ini dihubungkan ke perangkat 3DTV melalui port HDWI yang tersedia.

Dalam mode perekama video xperia pro tak kalah ciamik. Pasalnya HP ini dapat merekam video dalam resolusi HD. Fitur image stabilizer membuat gambar yang direkam tetap halus meski saat perekaman terjadi banyak pergerakan pada HP.


Fitur Kantoran
Seperti yang telah disinggung diawal, Xperia pro menyasar calon pengguna profesional yang tidak hanya menggunakan HP untuk kebutuhan komunikasi melainkan juga memanfaatkannya untuk mendukung pekerjaannya.

Hal tersebut tentu membuat Xperia pro tidak akan jauh dari kegiatan mengetik, beruntung area papan ketik yang lebih luas dibanding Xperia mini pro memungkinkan ukuran tombol yang juga lebih besar dan nyaman untuk pengetikan cepat.

Fitur type dan send berupa widget memungkinkan pengguna untuk langsung mengetik pesan utnuk kemudian dikirim melalui SMS, Email, Facebook bahkan aplikasi pihak ketiga lainnya. Selain itu fitur ini juga dapat digunakan untuk melakukan pencarian di internet.

Saat pengguna membaca sebuah email kemudian membuka keyboard Xperia pro, pilihan untuk membalas atau mengalihkan email langsung muncul pada layar. Sementara saat sedang menjalankan browser kemudian keyboard dibuka, pengguna dapat langsung mengetikkan alat situs atau pencarian di internet. Teknologi inilah yang disebut oleh smard keyboard oleh Sony Ericsson.

Untuk mendukung pekerjaan, Xperia pro juga dilengkapi aplikasi FofficeSuite Pro yang siap menggantikan tugas software office saat dalam perjalanan atau situasi tidak memungkinkan BGers untuk menggunakan komputer.


Internet dan Konektifitas

Selayaknya HP pintar berbasis Android, Xperia pro juga mengantongi browser kaya fitur untuk memenuhi kebutuhan pengguna berselancar di dunia maya. Bedanya bebrapa fitur pada browser isa diakses dengan shorcut seperti saat menggunakan browser pada komputer misalnya, pengguna dapat menambahkan daftar bookmark hanya dengan menekan tombol menu + a.

Beragam pilihan jalur konektifitas untuk menghubungkan xperia pro ke perangkat lain juga semakin menambah daftar kelebihan HP ini. Pengguna dapat menghubungkan Xperia Pro ke TV atau display monitor melalui port HDMI yang disediakan atau menghubungkan flashdisk ke Xperia pro untuk melihat isinya berkat dukungan teknologi USB On The Go


Minggu, 04 Desember 2011

Review Lengkap Nokia 700 Symbian Belle

Bersama dengan Nokia 701, 700 merupakan HP pertama nokia pertama yang Ber-OS Belle . tidak hanya itu nokia juga membuat HP ini dengan bahan material yang ramah lingkungan. Namun meski menggunakan bahan yang mudah didaur ulang, desainnya tetap oke.

Desain
Nokia 700 dibuat dari 60% bahan material yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang. Komposisi antara plastik dan metal cukup seimbang, hal ini dapat dirasakan saat kami membawanya dan menggenggamnya, artinya bobotnya tidak terlalu berat atau ringan.

Layar Gorilla Glass didepan dikombinasikan dengan plastik. Sedangkan bahan metal dibagian belakang. Agak tipis dan lebih panjang pada sepertiga ketebalan dibagian belakang, untuk tempatkan Speaker. Lapisan Gorilla Glass cukup terbukti karena, saat kami coba menggoreskan kunci pada layar, goresan tidak membekas pada layar.

Tidak hanya itu layarnya juga menggunakan teknologi Clear Blacknya yang mampu bekerja dengan sempurna untuk mengurangi refleksi, dan meningkatkan visibilitas di luar ruang. Sehingga tidak masalah digunakan dibawah sinar matahari.

OS dan Interface
Seperti saudaranya Nokia 701, HP berdesain panjang ini sudah menggunakan OS Symbian Belle. Belle merupakan Sistem operasi terbaru nokia yang dikembangkan Symbian ^3 dan Anna. Dengan prosesor yang cukup mumpuni kinerja OS terbilang cukup bagus dan lebih baik dibandingkan HP dengan OS terdahulunya.

Belle memiliki homescreen dan Menu yang lebih menarik, selain itu aplikasi lebih diperbarui dan memoles keselurahan ikon, sehingga leibh memenuhi kebutuhan estetika. Homescreen Belle punya enam homescreen yang bisa ditambah dan dikurangi widgetnya. Bedanya dengan homescreen terdahulku di belle bisa menggunakan wallpaper yang berbeda pada setiap homescreennya.

Belle menambahkan notifikasi pull-downstatus dibagian atas layar, panel ini sudah pernah kita lihat di Android atau pada IOS5. Seperti pada OS yang sebelumnya menggunakan ini, panel ini mampu memberikan notifikasi dan info status atau aktivasi mobile data, Wifi bluetooth dan modus silent.

Kamera
Perbedaan OS bukan berarti harus merubah segalanya, itulah yang dikembangkan oleh Nokia. Karena melihat Interface kameranya tidak banyak berubah. Disebelah kiri terdapat tombol virtual shutter, ikon switching modus video dan foto, sedangkan sebelah sebaliknya terdapat digital zoom yang bisa tersembunyi

Nokia juga menambahkan tombol shutter fisik yang berada di sebelah kanan HP. Sehingga pengambilan foto lebih mudah seperti memegang sebuah kamera pocket. Setelah mengambil foto, BGers dapat mengedit langsung di HP melalui aplikasi foto editor.

Sedangkan untuk modus perekaman video, BGers dapat merekam video berkualitas HD. Meski kurang fokus dan kurang detail, akan tetapi hasilnya cukup baik ketimbang seri 500

Hasilnya jelas lebih baik dari Nokia 500, meski menggunakan kualitas 5 MP juga. Foto lebih focus dan mampu memberikan kualitas foto yang jernih. Sayangnya untuk foto closeup kurang focus. Dengan adanya lampu flash hasil diruang gelap bisa lebih terang.

Koneksi dan Internet
Yang terbaru dari Nokia 700 adalah dengan adanya dukungan koneksi dengan NFC, nokia yang satu ini siap mengkoneksikan dirinya dengan perangkat yang mendukung NFC lain. Tinggal tempelkan saja, maka perangkat NFC lain sudah terkoneksi dengan sempurna. Untuk koneksi lainnya masih sama dengan HP terdahulu seperti dukungan HSDPA dan lain seperti bluetooth dan microUSB.

Multimedia
Hampir sama juga dengan interface di OS terdahulu, Nokia 700 masih memperkenalkan interface gaya new Cover Flow pada music playernnya, dimana cover CD data digeser untuk mengganti lagu. Dan dukungan mensorting lagu di HP. Musik playernya dapat dinavigasikan melalui widget jika anda simpan di Homescreen. Selain itu juga masih didukung dengan equalizer, Loudness dan Stereo widening. Sayang kualitas suara Nokia 700 tidak lebih baik dari Nokia 500 meskipun harga lebih mahal. Untuk kemampun video player. Nokia mampu memainkan beberapa format file sperti MP4, AVI, WMV bahkan MKV atau bahkan video dengan kualitas HD.

Tidak hanya itu Nokia juga memasukkan beberapa aplikasi multimedia yang cukup mumpuni didalamnya seperti video editor yang memungkinkan anda membuat video dan slideshow video. Untuk aplikasi multimedia lainnya BGers dapat menikmati streaming Youtube Video CNN, E!, National geograpic, dan paramoun pictures. Masing - masing dari merka memrlukan koneksi internet 3g dan wifi

Kesimpulan
Penggunaan Symbian Belle memang cukup terasa bedanya. Dari sisi kinerja, Belle lebih stabil, dibandingkan Symbian 3 atau Anna. Oleh karenanya Symbian yang satu ini sudah bisa menyaingi android dan iOS. Apalagi dengan adanya panel notifkasi. Namun Nokia tidak memperhatikan detail kemampuan kameranya. Beruntung sudah mampu merekam video secara HD.

TIPS
Pada Symbian Belle, Nokia menambahkan panel notifikasi seperti pada Android atau iOS. Dengan menggunakan system pulldown, anda bisa mengakses aktivasi mobile data, Wifi, Bluetooth dan modus Silent. Caranya melalui tampilan homescreen atau menu tinggal menggeser jari dari atas layar kebawah untuk memunculkan panel ini.

Rabu, 30 November 2011

Review Nokia Asha 303, Ponsel 1 Ghz termurah

Setelah sempat BGpulsa bahas di postingan sebelumnya tentang Nokia Asha 303. Ada kabar bahwa Nokia telah melaunching produknya yang satu ini pertama kali di Indonesia. Terdengar seperti mengikuti jejak Pabrikan lain seperti Samsung dan Blackberry yang fenomenal. 

Mengusung Desain QWERTY dan Layar sentuh memberikan kesan bahwa ini merupakan ponsel yang didedikasikan untuk anak muda yang ingin tampil gaul. Serta kemudahannya dalam pengoperasian yang semula kita harus menggunakan tombol navigasi kali ini sudah tidak lagi. Nokia pun juga tidak menghadirkan tombol navigasi di seri Asha 303 ini.

Berbekal Prosesor yang cukup kencang dikelasnya yaitu 1Ghz menjadikan produk Nokia ini dapat dijadikan bahan pertimbangan. Untuk harga, Nokia tidak memberi bandrol yang mahal seperti Lumia 800, Nokia Asha 303 ini dapat anda bawa pulang dengan harga kisaran 1,4 - 1,5 juta, cukup murah bukan untuk memboyong Ponsel berprosesor 1GHZ.

Tapi yang menjadi kekurangan, ponsel ini masih menggunakan sistem operasi S40 yang kita tahu sistem operasi ini kalah canggih dibandingkan dengan S60. Ada baiknya dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum membeli mana yang dibutuhkan kecepatan atau aplikasi pendukung pihak ketiga. Semua memang ada kelebihan dan kekurangan tergantung dari sisi mana kita mengambil keuntungan tersebut.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di Spesifikasi lengkap Nokia Asha 303


Minggu, 09 Oktober 2011

Galaxy S versi Fashion

Melihat penjualan Samsung galaxy S beberapa waktu lalu yang cukup memuaskan, pihak Samsung tergiur untuk menelurkan produk sejenis dengan tampilan berbeda. Samsung i9019 ini berkolaborasi dengan desainer kenamaan Giorgio Armani, tentunya mengincar segmen high and fashion. Hal ini tentu mengingatkan strategi sama yang pernah dilakukan vendor Motorola dengan menyematkan title D&G sebagai produk esklusifnya.

Mengincar segmen sempit, pihak Samsung menyuntikkan beberapa ikon pilihan serta wallpaper ala Armani. Dapat diperoleh dibeberapa butik Armani, ponsel ini memiliki disain fashionable dan agak berbeda dengan kakak kembarnya, Galaxy S. Fisiknya cenderung terlihat seperti BlackBerry Strom namun lebih tipis. Namun begitu, spesifikasi yang disajikan baik software maupu hardware keduanya cenderung sama, misalnya prosesor, widget, maupun konektifitas.

Belum jelas apakah masih menyuntikkan OS android versi Eclair atau sudah di up-grade menjadi Froyo untuk edisi khusu ini. Dengan kisaran harga yang ditawarkan yakni sekitar 700 euro atau 8 juta lebih, produk ini sejatinya akan disebar ke beberapa negara fashion seperti Perancis, Italia, Cina, Jepang, Hongkong, Dubai, Spanyol, dan Rusia pada awal Desember 2010, pastinya limited edition. Untuk pasar Indonesia ?? hmmmmmm kita tunggu saja.

LG P520 Layar sentuh pluas dual SIM

Tren ponsel multi SIM yang selama ini didominasi oleh vendor lokal di ikuti teknologi layar sentuh yang kian membooming, meningspirasi vendor asal keorea, LG, untuk merambah segmen ini. Mengincar level bawah, pabrikan negeri ginseng tersebut mencoba mensinergikan keduanya, yakni tampil berkualitas namun tetap tak melupakan harga jual yang kompetitif.

Dengan tampilan bak ponsel papan atas, LG P520 menyematkan dua SIM card yang berjalan bersamaan pada jalur GSM, teknologi layar sentuh yang kini sedang diburu pasar menjadi andalannya. Cukup beralasan, karena dua kategori tadi yang kini tengah 'on fire' dipasaran.

Dengan diagonal layar yang cukup lebar yakni 2,8 inci serta mengadopsi teknologi TFT resistive tocuhscreen, P520 layak untuk kalangan yang berjiwa dinamsi namun tetap mengedepankan sisi lifestyle. Sebagai penopang mengatisipasi kebutuhan rekam gambar maupun video.

Walau minus jack audio 3,5 mm, agar tetap optimal disektor ini tetap mensuport format mp3/acc serta mp4 player. Ponsel yang rilis pada kwartal terakhir 2010 ini tetap menyuguhkan fitur yang tak kalah menarik sesuai kebutuhan segmennya. Instalasi aplikasi favorit pun tetap bisa dilakukan guna memaksimalkan fungsinya sebagai mendia komunikasi, hiburan, serta lifestyle.

Walaupun dibesut untuk kalangan low-end, hingga kini pihak LG belum melansir berapa kisaran harga yang akan dilepaskan, khususnya untuk market asia.