Akhirnya Nokia secara resmi memperkenalkan Nokia Lumia 900. Gadget mutakhir yang mengusung platform Windows Phone 7.5 alias mango ini diharapkan dapat menandingi hegemoni android yang merajai pasar smartphone dunia.
Lumia 900 memiliki desain yang sangat mirip dengan perangkat WP sebelumnya yakni Nokia Lumia 800. Material yang dibawanya sama yaitu memasang plastik berbahan polyurethane matte sehingga menampilkan bodi yang kokoh dan elegan.
Berbicara layar, dimensi Super Amoled berukuran 4,3 inci dengan resolusi WVGA. Lebih besar dibanding 3,7 milik Lumia 800. Serta tentunya membenamkan teknologi Clearblack Display yang mampu meminimalkan tetap terlihat jelas meski HP berada dibawah sinar matahari.
Untuk aktivitas sehari-hari, Nokia Lumia 900 telah didukung prosesor 1,4 Ghz single core tetapi miliki baterai berdaya tahan lebih kuat 1830 mAh sehingga lebih mantap ketika dibawa mengarungi sisi hiburan. Belum lagi memori bawaan sebesar 16 GB dan 512 MB RAM menjadi sektro unggulan sehingga pengguna leluasa menampung file-file hasil jepretan dan rekaman gambar.
Membawa kecakapan mango, ponsel dilengkapi dengan aplikasi navigasi Nokia yang disebut Drive, aplikasi olahraga ESPN, dan versi khusus dari aplikasi CNN iReport. Tak hanya kanal HSDPA dan HSUPA yang dimiliki Nokia Lumia 900. Sang ponsel juga melengkapi dirinya dengan teknologi 4g lte yang sanggup membawa pengguna ke aksi jelajah super cepat hingga kecepatan 50Mbps.
Saat ini Nokia Lumia 900 memang baru dibundling dengan operator AT&T untuk pasar Amerika, namun patut dinanti kiprahnya saat mengunjungi pecinta gadget pintar dalam negeri.
Selasa, 31 Januari 2012
Review Perbandingan Sony Xperia Ion dan Sony Xperia S
Adapun perbedaan mencolok di antara keduanya adalah Sony Xperia S tidak dibekali kemampuan jaringan LTE seperti halnya Sony Xperia Ion. Serta dengan skala layar yang lebih mini dibanding Sony Xperia ion. Begitu pula dari sektor media simpan. Sony Xperia S hanya berbekal internal memori tanpa dukungan eksternal. Sementara sang kerabat bisa di expand hingga 32 GB.
Adapun spesifikasi lainnya terbilang mirip. Pengguna bisa menemukan prosesor 1.5 Ghz dual-core HDMI out, mesin Sony Bravia, NFC serta dukungan untuk video HD 1080p. Unggulan utama keduanya jelas kamera 12 MP merupakan yang teratas untuk smartphone. Bahkan kamera sekunder mampu membidik ukuran 1,3 MP plus rekam video 720p berframe rate 30fps.
Kedua ponsel menjalankan Android 2.3.7 dan sudah dibekali versi terbaru dari UI timescape. Namun dalam kuartal kedua, Android rasa es krim sandwich kiranya sudah dapat dinikmati.
Sebagai handset premium, Sony memberikan akses hiburan ke Sony Entertainment Network, yang fokus pada musik dan film. Sepertinya ponsel ini layak menjadi awal yang baik untuk masa depan Sony sebagai pemain ponsel besar.
Nokia Diminta Menurunkan harga ponsel windows phone miliknya?
Agar penjualan Lumia 800 tinggi, Nokia disarankan untuk menurunkan harga ponsel terbarunya yang menggunakan OS Windows tersebut
Dari sumber yang BGpulsa dapatkan dari financial Times, disebutkan keinginan untuk adanya penurunan harga Nokia Lumia hadir dari operator agar nantinya ponsel Windows Phone memiliki tarif bulanan yang lebih terjangkau. Nokia awalnya menginginkan ponsel WP kreasinya itu dijual dengan kontrak seharga $39, tetapi pihak operator menginginkan ditawarkan dengan kontrak seharga $31.
Negosiasi yang diinginkan operator menyarankan penurunan harga yang mengarah kepada Lumia 710 yang disinyalir memiliki banderol tak terlalu mahal dibanding Lumia 800 yang sejauh ini di Eropa. Nokia berkemungkinan juga tidak terlalu sulit untuk menawarkan Lumia 710 dengan harga yang lebih rendah. Namun, disisi lain perangkat WP Nokia yang lebih canggih juga diharapkan untuk turun harga juga.
Senin, 30 Januari 2012
Proyektor Saku Dengan Resolusi Tinggi
Umumnya bila Anda ingin memiliki proyektor portabel kelemahan yang menyertainya biasanya adalah hasil proyeksi tidak terlalu terang, resolusi masih rendah dan tidak terlalu portable karena masih harus dicolok. Namun tidak demikian halnya dengan Aaxa P3 Pico Projector hanya berdimensi 46 x 2,6 x 1,2 inchi dan dapat digunakan sebagai media player untuk memainkan file video, gambar, musik dan text melalui port USB.
Perangkat ini menggunakan sumber daya baterai. Artinya Anda tidak lagi disibukkan dengan colokan listrik dan dapat menikmati dan menggunakannya dimana saja. Perangkat ini memiliki koneksi yang umum tersedia dari VGA, composite AV hingga HDMI. Jadi, Anda dapat memutar film yang ada dari beragam perangkat lain seperti ponsel smartphone, tablet, DVD player dan laptop melalui proyektor yang satu ini. TIdak hanya itu, konektor headphone dengan jack 3,5 mm memungkinkan Anda meneruskan audio out ke speaker portable atau amplifier eksternal.
P3 Pico Projector juga dilengkapi dengan Vibrant Color Technology yang diklaim memiliki kontras warna yang lebih baik. Dukungan lampu LED yang digunakan juga miliki waktu pemakaian lebih lama yaitu sekitar 15.000 jam. Perangkat ini kabarnya dibanderol seharga US$ 269 atau sekitar Rp. 2,5 jutaan.
Senin, 16 Januari 2012
Inilah 5 ultrabook pencuri perhatian di CES 2012
Ultrabook bisa jadi akan ngetren di tahun ini. Pasalnya di Gelaran CES 2012 beberapa vendor sudah memproduksi jenis leptop baru dengan desain tipis dan ringan ini. Namun, mana yang paling bagus atau menarik untuk dimiliki, itu yang perlu di pikirkan.
Berikut 5 Ultrabook yang patut dimiliki atau dipertimbangkan oleh penggemar gadget.
Dell XPS 13
Dari namanya sudah dapat ditebak kalau Ultrabook yang satu ini menggunakan layar berdimensi 13 inci. Dibalut dengan bodi dari bahan alumunium yang sangat ringan dan nampak kokoh. Salah satu bagian paling tebal berukuran 13 mm. Berat yang dimiliki pun tergolong ringan 1,4 kg. Ultrabook 13 inchi ini pun menggunakan layar seperti layaknya smartphone high end terkini yaitu Gorilla Glass yang juga diproduksi oleh Corning. Bagi yang penasaran ingin memboyong gadget ini ke rumah, tunggu saja bulan februari mendatang. Mudah - mudahan Indonesia kebagian jatah juga dibulan itu.
Acer Aspire S5
Sebelumnya acer memang sudah bermain di pangsa pasar Ultrabook. Jadi, ini bukan pertama kalinya ACER bermain di segmen ultrabook. Dengan modal awal memproduksi Acer aspire S3 ke masyarakat Sepertinya S5 patut dipertimbangkan. Sudah tentu Acer punya pengalaman memperbaiki kekurangan di S3 yang beberapa waktu lalu sempat BG Pulsa bahas.
Perbedaan yang mencolok antara S5 dan S3 adalah fitur yang lebih canggih. Ultrabook ini mempercayakan otak procesor intel i5 dan i7 dengan teknologi terbaru yaitu Ivy Bridget. Selain itu, Port transfer data pun juga berbeda dengan pendahulunya, S5 menggunakan teknologi Thunderbolt USB 3.0 yang mengantarkan data lebih cepat dari versi 2.0.
LG Z330
Ya LG, seperti yang kita LG memang baru bermain di ranah pasar Ultrabook, bahkan notebook dan netbook LG seperti enggan untuk bermain didalamnya. Kali ini LG sepertinya tidak mau tanggung dalam memproduksi ultrabook perdananya. Bila dilihat dari spesifikasinya, Ultrabook ini tergolong mempunyai spek yang cukup mumpui. Diproduksi dengan layar berukuran 13,3 inchi, Prosesor Intel Core i7, Resolusi layar yang cukup tinggi 1366x768 piksel. Jenis leptop ini pun diproduksi 2 yaitu mempunya ketebalan 14,7mm dan 19,9mm. Beratnya pun hanya 1,2 kg, sangat ringan dikelasnya. Untuk ruang data storage konsumen diberi 2 pilihan 120 GB SSD atau 256 GB SSD.
Sabtu, 14 Januari 2012
Kacamata GPS dan pembaca email untuk masa depan
Perkembangan gadget baru - baru ini memang terfokus pada Ponsel dan Laptop. Akan tetapi, Lumus, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang khusus menciptakan gadget visual canggih mengenalkan perangkat yang bernama PD-18-2. Perangkat canggih ini berbentuk kacamata yang dapat menampilkan gambar high definition didepan mata kita bahkan saat kita berjalan diluar.
Untuk lebih lengkapnya mari kita baca berita yang di ulas oleh okezone.com, gambar dibawah ini :
Samsung Galaxy Tab 7.0N Plus
Setelah beberapa waktu lalu Samsung digugat oleh Apple dan dilarang menjual Galaxy Tab 7.0 Plus di Jerman. Kini Samsung mendesain ulang Galaxy Tab 7.0 Plus dan merubah namanya menjadi Galaxy Tab 7.0N Plus.
Menurut informasi yang kami dapat pelarangan Galaxy Tab 7.0 Plus ini diakibatkan karena terlalu mirip dengan tablet iPad besutan Apple. Sehingga Apple melarang untuk menjual produknya di Jerman dan pengadilan mengabulkan permintaan Apple.
Kemudian, Apa perbedaan Samsung Galaxy Tab 7.0N Plus dengan Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus ?
Sebenarnya tidak banyak yang berubah dari pendahulunya, mulai dari ukuran dan jenis layar masih menggunakan 7" berjenis WSVGA, Sistem operasi Android Honeycomb upgrade ke ICS ( Ice Cream Sandwich ). Hanya posisi speaker yang membedakan dengan pendahulunya.
Langganan:
Postingan (Atom)








